Dear Ortu, Waspadai Keluhan Sakit Kepala-Pusing pada Anak! Bisa Jadi Hipertensi

Wecome Irwangustamanjaya di Situs Kami!

Jakarta – Dear Ortu, Waspadai Keluhan Sakit Kepala-Pusing pada Anak! Bisa Jadi Hipertensi

Tampaknya penyakit darah tinggi atau tekanan darah tinggi bisa terjadi pada anak-anak. Berbeda dengan orang dewasa, normalnya tekanan darah pada anak bergantung pada berat badan, tinggi badan, usia, dan jenis kelamin. Perbedaan Panjang Telunjuk dan Kelingking Ungkap Tipe Kepribadian, Kecenderungan Psikopat

Namun, gejala darah tinggi pada anak seringkali tidak terlihat. Namun anggota Unit Kerja Koordinasi Penyakit Ginjal (UKK) Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Heru Moriawan, SpA(K), memaparkan satu gejala yang patut diwaspadai.

Kata dr Hero dalam webinar, Selasa (6/2/2024), “Tanda-tanda darah tinggi tidak jelas. Jadi ketika anak merasa pusing, terkadang mereka tidak menganggapnya sebagai tanda darah tinggi.” ).

Menurut dr Hero, keluhan ini biasanya dialami oleh anak berusia 7 tahun ke atas. Puncaknya, anak-anak berusia 10 hingga 14 tahun bisa menderita tekanan darah tinggi.

“Jika anak usia 6 hingga 18 tahun mengeluh pusing, sakit kepala, atau istilah medisnya sakit kepala, sebaiknya segera diperiksakan,” ujarnya.

Dokter Hero mengatakan, ada beberapa hal yang bisa diperiksa jika anak mengeluh pusing atau sakit kepala. Hal ini dapat dilakukan untuk mengetahui apakah anak mengalami tekanan darah tinggi atau disebabkan oleh penyakit lain.

Dokter menjelaskan, “Pertama, harus diperiksa tekanan darahnya apakah tinggi atau tidak. Kedua, gangguan refraksi atau mata. Ini harus diperiksa, apalagi anak-anak sering bermain gadget pintar, sehingga bisa pusing karenanya.” pahlawan. Dear Ortu, Waspadai Keluhan Sakit Kepala-Pusing pada Anak! Bisa Jadi Hipertensi

“Langkah selanjutnya adalah infeksi, karena infeksi sering menyebabkan nyeri di daerah kepala, seperti flu. Terakhir, bisa diperiksa apakah anak mengalami anemia jika sering mengalami pusing,” tutupnya. Tonton video “UNICEF: 700.000 anak di Sudan mungkin menderita kekurangan gizi akut” (Saw/Naf)