Kekerasan Seksual Anak TK, Masyarakat Diminta Jangan Labelling

Wecome Irwangustamanjaya di Portal Ini! Sempat Bikin Heboh, Begini Sederet Fakta Saranjana Kalimantan yang Bikin Bulu Bergidik

Irwangustamanjaya, JAKARTA – Dalam kasus kekerasan seksual, anak korban dan anak yang berhadapan dengan hukum harus terus dilindungi. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) juga mengimbau masyarakat dan sekolah untuk tidak menunjuk dua taman kanak-kanak di Pekanbaru (Riau). Kekerasan Seksual Anak TK, Masyarakat Diminta Jangan Labelling

“Masyarakat dan sekolah tidak boleh melabeli atau mendiskriminasi salah satu dari mereka,” kata Deputi Khusus PPPA Kementerian Perlindungan Anak Nahar saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (24/1/2024).

Anak korban dan anak yang berhadapan dengan hukum juga harus mendapat perlindungan dari orang tua, keluarga, guru dan masyarakat sekitar. Nahar mengingatkan agar kedua anak tersebut tidak dijadikan sasaran intimidasi.

Selain itu, lanjut Nahar, informasi-informasi yang berpotensi mendiskriminasi atau melecehkan anak di media arus utama atau media sosial diharapkan segera dihapus. Inilah kepentingan anak yang tidak bisa diabaikan. Kekerasan Seksual Anak TK, Masyarakat Diminta Jangan Labelling