Mobil Listrik Citroen akan Dirakit Lokal Tahun Ini

Wecome Irwangustamanjaya di Situs Kami!

Irwangustamanjaya, Jakarta – Citroen berencana memperkenalkan kendaraan listrik yang akan dijual di Indonesia pada tahun ini. Perakitan kendaraan listrik merek Perancis ini akan digelar di pusat Indomobil yaitu PT National Assemblers. Tempat pertemuan ini berlokasi di Pulo Gadung, Jakarta dan Purwakarta, Jawa Barat. Mobil Listrik Citroen akan Dirakit Lokal Tahun Ini

CEO Citroen Indonesia Tan Kim Pauw mengatakan, ajang mobil listrik Citroen akan fokus di Purwakarta. “Kami sudah pastikan tahun ini kendaraan listrik Citroen akan dirakit di dalam negeri di Indonesia,” kata Tan di Kantor Pusat Citroen Indonesia di Indomobil Tower, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Rabu, 24 Januari 2024.

Sedangkan Citroen Indonesia sudah menjual mobil listrik e-C3. Mobil ini diperkenalkan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Agustus tahun lalu. Mobil listrik e-C3 masih diimpor sepenuhnya (complete assembly/CBU) dari India.

Tan menambahkan, Citroen Indonesia sekaligus meminta izin kepada pemerintah untuk mengikuti program insentif tersebut. “Salah satu syarat untuk ikut serta dalam rencana peningkatan energi kendaraan listrik ini adalah komitmen manufaktur di dalam negeri. Dan itu akan segera kita mulai,” ujarnya.

Tan juga mengatakan pihaknya bekerja sama dengan industri untuk menyelenggarakan acara tersebut. Skandal Mobil Diesel Toyota Jepang, Fortuner dan Innova di RI Ikut Disetop? Ini Kata TAM

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo merevisi aturan terkait program kendaraan listrik baterai. Kajian yang dimaksud adalah insentif tambahan untuk mendorong penggunaan sepeda motor dan kendaraan listrik. Topik yang dibahas adalah Keputusan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Pengembangan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Untuk Angkutan Jalan.

Revisi tersebut untuk mengurangi persyaratan penggunaan Standar Baku Dalam Negeri (TKDN) pada kendaraan listrik. Secara umum, perusahaan yang berkomitmen memulangkan produknya ke Indonesia akan didorong untuk mengimpor kendaraan full listrik.

Jika perusahaan memenuhi persyaratan tersebut, maka perusahaan akan mendapatkan insentif bea masuk nol persen dan pajak barang mewah. Selain itu, dengan minimal PPN sebesar 40 persen, perusahaan juga akan mendapat kenaikan PPN dari 11 persen menjadi 1 persen.

Insentif tersebut akan mempengaruhi harga jual kendaraan listrik di tingkat konsumen.

Pilihan Editor: Test Drive: Energi Mobil Listrik BYD Dolphin 15,3 kWh per 100 km

Apakah Anda ingin mendiskusikan artikel di atas dengan editor? Bergabunglah dengan kami di Membership.Irwangustamanjaya/communitas, pilih grup GoOto

Neta menjelaskan paket tenaga listrik Neta V diklaim menjadi pilihan irit dan irit dibandingkan mobil biasa. Baca selengkapnya

Morris Garages (MG), berjanji akan melakukan terobosan di industri kendaraan listrik (EV) Indonesia dengan memperkenalkan dua kendaraan listrik baru. Baca selengkapnya

BYD Motor Indonesia akan mengumumkan harga mobil listrik pertamanya di International Motor Show (IIMS 2024). Baca selengkapnya

Berikut hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam memilih ban mobil listrik: Baca selengkapnya

VinFast Auto resmi mengumumkan keikutsertaannya di Indonesia International Motor Show (IIMS 2024) dan menargetkan 50 ribu unit EV.

Berdasarkan hasil uji performa Geekbench, Oppo Reno 11F 5G memperoleh skor 897 pada pengujian single-core dan 2329 pada pengujian multi-core. Baca selengkapnya Mobil Listrik Citroen akan Dirakit Lokal Tahun Ini

Saat ini model termurah dari pasar Hyundai di Indonesia adalah Stargazer dengan harga mulai dari Rp 249,6 jutaan. Baca selengkapnya

Dari hasil penjualan tahun lalu, Hyundai mampu menduduki peringkat keenam sebagai mobil terlaris di Indonesia. Baca selengkapnya

Hyundai Ioniq 7 menjadi salah satu model yang kemungkinan akan diluncurkan di Indonesia. Baca selengkapnya

Menteri Airlangga yakin penjualan kendaraan listrik di dalam negeri baik kendaraan listrik murni maupun kendaraan hybrid bisa mencapai 200.000 unit per tahun. Baca selengkapnya