Perkembangan Terbaru Kasus Pelajar SMA yang Menusuk Temannya di Ruang Kelas

Selamat datang Irwangustamanjaya di Situs Kami!

Banjarmasin – Seorang siswa SMA yang menikam temannya di ruang kelas di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mendapat bantuan dari tim Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Banjarmasin. Perkembangan Terbaru Kasus Pelajar SMA yang Menusuk Temannya di Ruang Kelas

Langkah Bapas ini merupakan tindak lanjut surat permintaan Polresta Banjarmasin nomor B/684/VIII/2023/Reskrim tanggal 2 Agustus 2023 tentang pendampingan dan penyidikan masyarakat terhadap anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) berinisial ARR. . Puluhan Siswa SMP Naik Bukit Demi Isi ANBK Karena Sinyal Internet Tak Ada

Tim Pimpinan Masyarakat (CP) yang melaksanakan tugas terdiri dari PK tengah Sayuti dan dua PK muda Kaspul Anwar dan Abdul Rambut, kata Ketua Kelas I Banjarmasin Bapas Pudjiono Gunawan di Banjarmasin, Rabu, 2 Agustus 2023.

Seperti diketahui, Senin 31 Agustus 2023 lalu, terjadi penikaman terhadap seorang siswa berinisial MRN di sebuah SMA Negeri di Banjarmasin, dimana pelaku ARR dan teman sekelasnya yang menjadi korban tercatat sebagai siswa kelas satu. di sekolah.

Berdasarkan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (JCJ) Nomor 11 Tahun 2012, seorang anak di bawah usia 18 tahun yang diduga melakukan tindak pidana dan menjadi subjek proses hukum harus didampingi oleh Community Counselor (CWC).

Selain memberikan pendampingan, penyuluh juga dapat memberikan rekomendasi yang dituangkan dalam berita acara pemeriksaan masyarakat (litmas), yang akan digunakan oleh aparat penegak hukum lainnya dalam proses penyelesaian perkara pidana yang sedang berjalan.

Puggiono mengatakan, pertolongan diberikan kepada korban yang merupakan teman pelaku dan keduanya masih di bawah umur.

Sesuai ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Peradilan Pidana Anak, yang berwenang membantu anak korban tindak pidana adalah pekerja sosial ahli dari Dinas Sosial atau Kementerian Sosial.

Puggiono berpesan kepada tim yang ditunjuk untuk bekerja semaksimal mungkin membantu ABH agar mereka benar-benar mendapatkan keadilan dan tidak mendapatkan hukuman penjara.

Ia juga berharap pendidikan hukum diajarkan di sekolah untuk mencegah kejadian serupa. Perkembangan Terbaru Kasus Pelajar SMA yang Menusuk Temannya di Ruang Kelas

Diketahui, peristiwa berdarah tersebut terjadi saat jam sekolah, tiba-tiba pelaku intimidasi menghampiri korban dan menusuknya dengan senjata tajam hingga menusuk tubuhnya dan kini berada di rumah sakit.

Proses hukumnya sendiri ditangani Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, dan Kapolres Banjarmasin Kompol Sabana Atmojo memastikan proses hukumnya berdasarkan aturan yang berlaku bagi anak yang berhadapan dengan hukum. (Antara) Pemkot Tangerang memastikan biaya pengobatan korban kebocoran gas dari pabrik es ditanggung perusahaan. Sebanyak 20 orang korban kebocoran gas pabrik es masih dirawat di berbagai rumah sakit. Irwangustamanjaya 6 Februari 2024