PT Pegadaian Mendukung Penerbitan Sertifikat Halal untuk Asosiasi Pedagang Mie Bakso Yogyakarta

Selamat datang Irwangustamanjaya di Situs Kami!

YOGYAKARTA – PT Pegadaian melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memberikan dukungan penuh terhadap penerbitan sertifikat halal kepada 60 pengusaha mie dan bakso yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Mie Bakso Yogyakarta (APMISO) selama periode Desember. 2023 sampai dengan akhir Januari 2024. PT Pegadaian Mendukung Penerbitan Sertifikat Halal untuk Asosiasi Pedagang Mie Bakso Yogyakarta

1.854 Rumah Warga Ponorogo Kini Teraliri Listrik Lewat Program Pasang Listrik Gratis PLN

Melalui program kemitraan ini, PT Pegadaian menggandeng Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) dan Pondok Pesantren Al-Ashfa Yogyakarta untuk memfasilitasi proses sertifikasi halal. Dukungan tersebut meliputi pelatihan tentang pentingnya sertifikat halal, pendampingan proses sertifikasi, serta pendanaan bagi pelaku usaha yang membutuhkan dukungan finansial untuk memenuhi standar sertifikasi halal.

“Kami menyadari pentingnya sertifikat halal untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM. Melalui dukungan ini, kami berharap dapat membantu seluruh pelaku UMKM, (untuk saat ini) dimulai dari Asosiasi Mie dan Bakso, namun kedepannya kami “Kami berharap kepada seluruh lini UMKM khususnya yang berada di bawah naungan PT Pegadaian juga dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan prinsip ekonomi syariah,” kata Direktur Operasi dan Penjualan Jaringan PT Pegadaian, Eka Pebriansyah di Kantor Pen Pegadaian, Jakarta, Senin ( 5/2/2024).

Tidak hanya soal administrasi, proses pengurusan sertifikat halal juga mengatur mutu dan higienitas pangan. Sebelumnya, pada tahun 2023, Asosiasi Pedagang Mee Bakso PT Pegadaian (APMISO) membantu penyediaan alat penggiling daging dan bakso untuk meningkatkan kualitas sanitasi yang saat ini sudah terpasang di Semarang, Yogyakarta, Bantul, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Tangsel. .

Di tempat terpisah, Dewan Pakar APMISO Nusantara, Guntur Subagja Mahardika menyampaikan keprihatinannya atas nasib para pengusaha mikro, khususnya pedagang bakso. “Ekosistem bakso mulai dari produsen hingga konsumen belum terkelola dengan baik. Beberapa pedagang bakso masih menggiling dagingnya di mesin penggiling umum di pasar-pasar. bakso untuk mendapatkan sertifikat halal,” kata Guntur.

Untuk itu Pegadaian hadir memberikan dukungan kepada Asosiasi Pedagang Mie Bakso (APMISO) sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan, sesuai dengan TPB/SDGs 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Program ini diharapkan dapat menjadi model kerjasama yang baik antara PT Pegadaian dengan organisasi perdagangan lokal untuk mendukung pengembangan UMKM di Indonesia khususnya yang bergerak di bidang makanan halal. Program ini juga bermanfaat untuk menyikapi Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Jaminan Produk Halal Pasal 140 tentang Kewajiban Halal Bagi Usaha Kecil dan Menengah hingga 17 Oktober 2024. PT Pegadaian Mendukung Penerbitan Sertifikat Halal untuk Asosiasi Pedagang Mie Bakso Yogyakarta

Senada dengan hal tersebut, Rully Yusuf selaku Kepala Divisi TJSL PT Pegadaian juga menyampaikan bahwa dukungan kepada Asosiasi Mie dan Bakso ini merupakan bagian dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pegadaian yang mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat. . dan lingkungan sekitar. Selain itu, program ini juga merupakan paparan nyata bagi perusahaan untuk menerapkan prinsip-prinsip lingkungan hidup, sosial dan tata kelola (ESG), khususnya prinsip sosial dengan mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan dalam seluruh aspek operasional perusahaan.