Khasiat Lidah Buaya untuk Pengidap Diabetes, Bisa Cegah Gula Darah Tinggi

Jakarta –

Lidah buaya merupakan tanaman yang populer digunakan untuk penyembuhan atau pengobatan alami. Beberapa penelitian juga mengaitkan manfaatnya dalam mencegah kadar gula darah tinggi.

Penelitian menunjukkan bahwa jus dari tanaman lidah buaya yang tahan kekeringan dapat membantu penderita diabetes mengontrol kadar gula darahnya.

Lidah buaya bersifat anti inflamasi dan juga menyembuhkan luka bakar akibat sinar matahari dan luka lainnya.

Apa yang ada di lidah buaya?

Faktanya, lidah buaya mengandung 75 bahan aktif, antara lain: vitamin, mineral, asam amino

Pada tahun 2016, tim peneliti meninjau serangkaian penelitian yang meneliti penggunaan lidah buaya pada penderita diabetes dan pradiabetes. Beberapa penelitian tersebut mengamati pengaruh lidah buaya terhadap faktor-faktor penting yang mempengaruhi kesehatan penderita diabetes.

Hasil yang dikutip dari Healthline menunjukkan bahwa lidah buaya dapat membantu menurunkan glukosa darah, hemoglobin A1c (HbA1c), selama 3 bulan.

Laporan sebelumnya menunjukkan bahwa lidah buaya memiliki efek positif pada pengendalian glikemik.

Penelitian melaporkan bahwa jus atau suplemen lidah buaya memiliki banyak manfaat bagi penderita diabetes.

Sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa mengonsumsi gel lidah buaya dapat membantu orang mencapai kadar glukosa darah yang lebih tinggi serta mengurangi lemak dan berat badan.

Konsumsi lidah buaya juga memiliki efek samping yang minimal. Journal of Clinical Pharmacy and Therapeutics mencatat bahwa sebagian besar orang yang terlibat dalam penelitian ini tidak mengalami efek samping yang merugikan.

Tinjauan terhadap penelitian lain menunjukkan bahwa hasil penelitian tentang topik ini saat ini beragam. Sebuah uji klinis yang melibatkan tikus laboratorium menunjukkan bahwa lidah buaya membantu hewan tersebut menurunkan tingkat HbA1c mereka, yang juga bisa menjadi pertanda baik bagi penderita diabetes. Namun uji klinis sebelumnya yang melibatkan manusia belum mencapai hasil yang sama. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan apakah dan bagaimana lidah buaya dapat digunakan untuk meningkatkan kadar HbA1c.

Saksikan video “Merayakan Hari Diabetes Sedunia bersama Tropicana Slim” (naf/kna)

Ikan yang Harus Dihindari Penderita Diabetes

Irwangustamanjaya, Jakarta – Ikan dikenal sebagai sumber protein dan asam lemak omega 3 yang sangat baik dan memberikan kontribusi positif bagi kesehatan secara keseluruhan. Namun bagi penderita diabetes, pemilihan ikan juga menjadi faktor penting.

Ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan trout merupakan sumber omega 3 yang sangat baik, dari Diabetes.co.uk. Omega 3 adalah asam lemak esensial yang terkait dengan peningkatan kesehatan jantung. Penderita diabetes disarankan untuk makan setidaknya satu porsi ikan berminyak per minggu sebagai bagian dari pola makan sehat.

Ikan juga merupakan sumber vitamin D yang penting untuk menjaga kesehatan tulang. Penderita diabetes seringkali memiliki kadar vitamin D yang rendah, dan mengonsumsi ikan dapat membantu meningkatkan asupan vitamin D. Selain itu, ikan juga mengandung vitamin B2 yang baik untuk kulit, mata, sel darah merah, dan sistem saraf.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan ikan dapat mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Meskipun tidak jelas apakah ikan memiliki efek pencegahan langsung, makan lebih banyak ikan menunjukkan pola makan yang lebih baik secara keseluruhan.

Namun beberapa jenis ikan, seperti hiu, ikan todak, marlin, dan tuna, memiliki kadar merkuri yang tinggi. Meski kadar merkuri pada sebagian besar ikan dianggap tidak berbahaya, wanita hamil atau menyusui disarankan untuk menghindari ikan tertentu. Sedangkan tuna kalengan tetap boleh dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Mengonsumsi ikan yang mengandung merkuri dapat menyebabkan keracunan merkuri yang berdampak pada sistem saraf. Risiko ini sangat penting terutama bagi penderita diabetes, dimana saraf bisa rusak.

Ulasan Fatty Crab, berikut tips memilih ikan yang tepat di pasaran:

1. Pilih ikan lokal yang segar bila memungkinkan. Makanan lokal umumnya rendah natrium dan tidak diolah dengan bahan pengawet.

2. Pilih ikan hasil tangkapan liar karena memberikan nutrisi yang lebih baik dibandingkan ikan budidaya.

3. Perhatikan label saat membeli makanan laut kalengan atau beku. Pilih opsi yang rendah natrium dan tanpa tambahan gula.

4. Hindari ikan berukuran besar karena mengandung merkuri yang tinggi. Ikan yang lebih kecil seperti salmon, sarden, dan trout lebih aman untuk dimakan.

5. Makanan laut beku sering kali memiliki kandungan nutrisi terbaik karena dibekukan segera setelah ditangkap.

Dengan memperhatikan jenis ikan yang dikonsumsi dan memilih secara bijak di pasaran, penderita diabetes dapat memanfaatkan manfaat ikan bagi kesehatan tanpa meningkatkan risiko kesehatan yang tidak perlu. Sebagai bagian dari pola makan sehat secara keseluruhan, ikan tetap menjadi pilihan yang baik untuk menunjang kesehatan penderita diabetes.

Pilihan Editor: 5 Manfaat Kesehatan dari Makan Ikan Secara Teratur

Ikan bandeng kaya akan nutrisi seperti protein, mineral dan vitamin yang bermanfaat bagi sistem metabolisme tubuh. Bandeng menjadi menu yang wajib ada saat perayaan Imlek. Bacalah secara keseluruhan

Berikut beberapa hal yang harus dihindari setelah makan agar tubuh tetap sehat: Baca selengkapnya

Para ilmuwan telah mengidentifikasi berbagai faktor yang dapat menyebabkan keinginan untuk tidur setelah makan. Baca selengkapnya

Kadar gula darah yang tinggi belum tentu berarti Anda mengidap diabetes. Riwayat keluarga, genetika, dan faktor gaya hidup dapat berkontribusi terhadap hiperglikemia nondiabetes. Baca selengkapnya

Tak hanya ikan, Menteri Kelautan dan Perikanan mengatakan rumput, ikan nila, kepiting, dan lobster merupakan produk yang menarik untuk dikembangkan di pasar. Baca selengkapnya

Sebuah studi baru dari Institut Sains dan Teknologi Okinawa menunjukkan bahwa ikan badut dapat berhitung. Baca selengkapnya

Kesejahteraan hewan, seperti kucing atau anjing, tidak terbatas pada makanan dan kandang saja.

Masyarakat Indonesia mengenal istilah diabetes basah dan kering. Ada tujuh tanda yang menunjukkan hal tersebut. Baca selengkapnya

Hingga saat ini, belum ada obat yang dapat mengatasi diabetes tipe 1 pada anak. Baca selengkapnya

Teh manis mengacu pada teh yang dibuat dengan gula. Untuk aman dikonsumsi sehari-hari, kurangi jumlah gula atau ganti dengan pemanis alami. Baca selengkapnya

Apakah Ubi Cilembu Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes?

Irwangustamanjaya, Jakarta – Penderita diabetes kerap menghadapi tantangan dalam memilih makanan yang dapat menunjang kesehatan gula darah. Kentang menjadi salah satu pilihan yang sering dihindari karena dikhawatirkan dapat meningkatkan indeks glikemik (GI) dan berdampak negatif pada kadar gula darah. Namun beberapa ubi seperti ubi Cilembu bisa menjadi pilihan sehat bagi penderita diabetes.

Dikutip dari Medical News Today, American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan makan sayuran bertepung seperti kentang sebagai bagian dari pola makan sehat. Pati pada ubi Cilembu merupakan karbohidrat kompleks yang membutuhkan waktu lebih lama untuk diserap tubuh, sehingga tidak langsung melonjakkan gula darah seperti gula sederhana.

Meski GI ubi Cilembu tinggi, GI bukan satu-satunya parameter untuk menilai pengaruh makanan terhadap gula darah. Beban glikemik (GL) dan kontrol ukuran porsi juga memainkan peran penting. Penderita diabetes dapat mengkombinasikan ubi silembu dengan makanan rendah GI lainnya untuk mencapai keseimbangan gizi.

Mengukus atau mengukus ubi Cilembu merupakan cara terbaik untuk menjaga kandungan nutrisinya. Cara memasak ini menjaga kandungan lemak tetap rendah dan cocok untuk penderita diabetes yang perlu fokus pada asupan lemak.

Menurut Healthline, ubi Cilembu mengandung vitamin, antioksidan, dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Ubi jalar ini kaya akan vitamin A, B6, C, potasium, serat, zinc dan magnesium. Vitamin A penting untuk penglihatan dan serat membantu Anda merasa kenyang dan meningkatkan pencernaan serta mencegah sembelit.

Vitamin C juga membantu mengurangi peradangan pada penderita diabetes atau tekanan darah tinggi yang mengalami obesitas. Beberapa ubi seperti ubi silembu juga memiliki pati resisten yang membantu mencegah lonjakan glukosa.

Meskipun ubi silembu merupakan pilihan makanan yang lebih baik dibandingkan ubi putih, penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah sedang. Ubi jalar cilembu berukuran besar dapat meningkatkan risiko konsumsi berlebihan yang dapat berdampak buruk pada kadar gula darah.

Pilihan Editor: Ubi Cilembu asal Sumedang mulai memasuki pasar ekspor di Singapura, Malaysia, dan Hong Kong.

Gula darah tinggi tidak selalu berarti Anda menderita diabetes. Riwayat keluarga, genetika, dan faktor gaya hidup dapat menyebabkan hiperglikemia nondiabetes. Baca selengkapnya

Masyarakat Indonesia mengenal istilah diabetes kering dan diabetes basah. Ada tujuh gejala yang menandainya. Baca selengkapnya

Hingga saat ini, belum ada obat untuk mengatasi diabetes tipe 1 pada anak. Baca selengkapnya

Teh manis adalah teh yang dibuat dengan gula. Kurangi jumlah gula atau ganti dengan pemanis alami agar aman dikonsumsi sehari-hari. Baca selengkapnya

Mengonsumsi cuka sari apel dapat memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan. sesuatu? Baca selengkapnya

Mendinginkan nasi dan mendinginkannya sebelum dikonsumsi akan menurunkan tingkat glikemik nasi dan mengurangi risiko diabetes. Baca selengkapnya

Ubi silembu bisa menjadi makanan yang baik bagi penderita diabetes karena tidak menyebabkan kenaikan gula darah. Baca selengkapnya

Struktur gigi mempengaruhi kemampuan mengunyah dan mencerna makanan secara efektif. Baca selengkapnya

Ikan mempunyai kontribusi positif terhadap kesehatan secara umum. Namun bagi penderita diabetes, pemilihan jenis ikan juga penting. Baca selengkapnya

Sebagai penyakit mematikan, apakah diabetes merupakan kondisi medis yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan? Lihat informasi. Baca selengkapnya