Meta Batasi Instagram dan Facebook untuk Remaja, Tak Bisa Terima Pesan dari Orang yang Tidak Diikuti

Irwangustamanjaya. JAKARTA – Meta Company memperketat langkah keamanan bagi remaja saat mengakses media sosial Instagram dan Facebook. Peningkatan keamanan ini diterapkan dengan fitur-fitur baru di dua platform media sosial terbesar Meta.

Meta mengklaim fitur baru mereka adalah langkah keamanan bagi remaja. Fitur ini bertujuan untuk melindungi pengguna muda di platform media sosial Instagram dan Facebook dari pesan-pesan berbahaya.

Jumat 26 Januari Laporan Gizmochina 2024 Tindakan Meta untuk Meningkatkan Keamanan Media Sosial Remaja di Instagram dan Facebook Kutipan dari laporan multi-pihak tentang konten yang berpotensi berbahaya yang digunakan remaja di media sosial. Kekhawatiran tersebut langsung ditanggapi Meta dengan fitur barunya.

Apa saja perubahan media sosial bagi remaja di Meta?

Awalnya, remaja yang menggunakan Instagram diatur untuk tidak secara otomatis menerima pesan langsung dari orang yang tidak ingin mereka ikuti. Langkah tersebut disebut-sebut akan menjadi perubahan besar dalam pertumbuhan META karena sebelumnya para remaja di media sosial bisa saja menerima pesan-pesan cabul dari orang-orang yang tidak ingin mereka ikuti.

Selain itu, remaja yang ingin menggunakan media sosial seperti Instagram dan Facebook memerlukan izin orang tua. Hal ini bertujuan untuk mengontrol remaja di Facebook dan Instagram, seperti memantau apa yang mereka lihat dan terima.

Aturan paling ketat ada pada fitur Facebook Messenger, di mana remaja di bawah 16 tahun hanya dapat menerima pesan dari teman Facebook sebenarnya atau kontak telepon yang disimpan.

Tindakan ini secara tidak langsung berarti bahwa remaja mengirimkan pesan kepada remaja sebelum mereka mengikuti mereka di Facebook. Kapan fitur keselamatan remaja yang baru akan diterapkan? Metta mengatakan, perlu waktu bagi banyak perangkat untuk menerima pembaruan ini.

Selalu update informasi terkini. Simak berita pilihan dan berita eksklusif Irwangustamanjaya di channel Telegram “Irwangustamanjaya Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk berpartisipasi. Aplikasi Telegram harus diinstall terlebih dahulu.

Seorang pelajar berusia 15 tahun bernama CSP, disingkat CSP, tewas dengan senjata tumpul usai bentrokan di Jalan Raya Sipayung, Desa Bojong Pondok Terong. Baca selengkapnya

Kata ente saudara yang populer di media sosial artinya hormat, Itu berarti mengungkapkan rasa hormat dan harga diri. Baca selengkapnya

Rayakan Tahun Baru Imlek dengan memposting foto tween dan membagikannya di jejaring sosial Anda sendiri. Ada 60 anak kembar Tahun Baru Imlek yang bisa dipilih. Baca selengkapnya

Undang-undang UE mewajibkan WhatsApp untuk membuka platform komunikasinya dalam waktu enam bulan. Baca selengkapnya

Meta telah mengonfirmasi bahwa dua akun media sosial resmi Ayatollah Ali Khamenei telah diblokir karena melanggar kebijakan Meta.

Opsi algoritma di Bluesky; Ini memiliki antarmuka pengguna seperti Twitter dengan desain hybrid dan moderasi komunitas. Baca selengkapnya

Ahok mengatakan video viral itu dipotong dengan mengatakan Jokowi tidak bisa bekerja. Lalu dia menjelaskan pendapatnya. Baca selengkapnya

Beberapa janji kampanye calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menyebutkan Dana Abadi Pendidikan. Baca selengkapnya

Cara 10 promotor judi online ini adalah dengan memposting permainan taruhannya di grup Facebook untuk menarik minat calon pemain. Baca selengkapnya

Promotor taruhan online ini bertugas mencari pemain potensial dengan memposting permainan taruhan di grup Facebook. Baca selengkapnya

Ganggu Moral Anak, DPR AS Desak Mark Zuckerberg Benahi Meta

NEW YORK – CEO Meta Mark Zuckerberg meminta maaf kepada keluarga yang menuduh situs jejaring sosial tersebut merugikan anak-anak mereka dalam sidang Senat kemarin.

Mark Zuckerberg, yang menjalankan perusahaan induk untuk platform media sosial Instagram dan Facebook, berbicara kepada hadirin sebelum mengatakan bahwa “tidak seorang pun harus mengalami apa yang mereka alami.”

Menurut BBC, Kamis (1/2/2024), dia dan banyak CEO perusahaan media sosial besar lainnya, termasuk TikTok dan Snap, tidak melindungi anak-anak secara online. platform.

Di belakang kelima taipan teknologi tersebut terdapat keluarga-keluarga yang mengatakan bahwa anak-anak mereka merugikan diri mereka sendiri, dan bahkan ada yang melakukan bunuh diri, karena konten media sosial. Mereka bertepuk tangan ketika para senator mengajukan pertanyaan sulit.

Senator Partai Republik Ted Cruz kemudian memposting pesan di Instagram yang memperingatkan pengguna terhadap pelecehan seksual terhadap anak-anak di Instagram, tetapi situs sosial tersebut terus menampilkan konten tersebut.

– Bagaimana menurut Anda, Tuan Zuckerberg? Cruz Zuckerberg bertanya sebelum berjanji untuk meninjau ulang peringatan tersebut.