Apakah Ubi Cilembu Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes?

Irwangustamanjaya, Jakarta – Penderita diabetes kerap menghadapi tantangan dalam memilih makanan yang dapat menunjang kesehatan gula darah. Kentang menjadi salah satu pilihan yang sering dihindari karena dikhawatirkan dapat meningkatkan indeks glikemik (GI) dan berdampak negatif pada kadar gula darah. Namun beberapa ubi seperti ubi Cilembu bisa menjadi pilihan sehat bagi penderita diabetes.

Dikutip dari Medical News Today, American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan makan sayuran bertepung seperti kentang sebagai bagian dari pola makan sehat. Pati pada ubi Cilembu merupakan karbohidrat kompleks yang membutuhkan waktu lebih lama untuk diserap tubuh, sehingga tidak langsung melonjakkan gula darah seperti gula sederhana.

Meski GI ubi Cilembu tinggi, GI bukan satu-satunya parameter untuk menilai pengaruh makanan terhadap gula darah. Beban glikemik (GL) dan kontrol ukuran porsi juga memainkan peran penting. Penderita diabetes dapat mengkombinasikan ubi silembu dengan makanan rendah GI lainnya untuk mencapai keseimbangan gizi.

Mengukus atau mengukus ubi Cilembu merupakan cara terbaik untuk menjaga kandungan nutrisinya. Cara memasak ini menjaga kandungan lemak tetap rendah dan cocok untuk penderita diabetes yang perlu fokus pada asupan lemak.

Menurut Healthline, ubi Cilembu mengandung vitamin, antioksidan, dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Ubi jalar ini kaya akan vitamin A, B6, C, potasium, serat, zinc dan magnesium. Vitamin A penting untuk penglihatan dan serat membantu Anda merasa kenyang dan meningkatkan pencernaan serta mencegah sembelit.

Vitamin C juga membantu mengurangi peradangan pada penderita diabetes atau tekanan darah tinggi yang mengalami obesitas. Beberapa ubi seperti ubi silembu juga memiliki pati resisten yang membantu mencegah lonjakan glukosa.

Meskipun ubi silembu merupakan pilihan makanan yang lebih baik dibandingkan ubi putih, penting untuk mengonsumsinya dalam jumlah sedang. Ubi jalar cilembu berukuran besar dapat meningkatkan risiko konsumsi berlebihan yang dapat berdampak buruk pada kadar gula darah.

Pilihan Editor: Ubi Cilembu asal Sumedang mulai memasuki pasar ekspor di Singapura, Malaysia, dan Hong Kong.

Gula darah tinggi tidak selalu berarti Anda menderita diabetes. Riwayat keluarga, genetika, dan faktor gaya hidup dapat menyebabkan hiperglikemia nondiabetes. Baca selengkapnya

Masyarakat Indonesia mengenal istilah diabetes kering dan diabetes basah. Ada tujuh gejala yang menandainya. Baca selengkapnya

Hingga saat ini, belum ada obat untuk mengatasi diabetes tipe 1 pada anak. Baca selengkapnya

Teh manis adalah teh yang dibuat dengan gula. Kurangi jumlah gula atau ganti dengan pemanis alami agar aman dikonsumsi sehari-hari. Baca selengkapnya

Mengonsumsi cuka sari apel dapat memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan. sesuatu? Baca selengkapnya

Mendinginkan nasi dan mendinginkannya sebelum dikonsumsi akan menurunkan tingkat glikemik nasi dan mengurangi risiko diabetes. Baca selengkapnya

Ubi silembu bisa menjadi makanan yang baik bagi penderita diabetes karena tidak menyebabkan kenaikan gula darah. Baca selengkapnya

Struktur gigi mempengaruhi kemampuan mengunyah dan mencerna makanan secara efektif. Baca selengkapnya

Ikan mempunyai kontribusi positif terhadap kesehatan secara umum. Namun bagi penderita diabetes, pemilihan jenis ikan juga penting. Baca selengkapnya

Sebagai penyakit mematikan, apakah diabetes merupakan kondisi medis yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan? Lihat informasi. Baca selengkapnya