Fakta-fakta Angkat Kaki ke Tembok, Benarkah Bantu Atasi Asam Lambung?

Jakarta –

Pose kaki ke atas dinding merupakan pose yoga yang disebut viparita karani (dalam bahasa Sansekerta) atau pose inversi. Diterjemahkan, viparita berarti “naik” dan karani berarti “aktivitas”.

Gambar ini biasa digunakan di kelas Hatha, Yin atau yoga. Untungnya pose ini sangat mudah dilakukan di rumah. Di balik kekhasannya, sosok meninggikan kaki di dinding juga bermanfaat bagi kesehatan lho. Apakah sulit untuk ditingkatkan?

Menaikkan kaki ke dinding dinilai bermanfaat bagi kesehatan perut. Meski tidak berhubungan langsung, dokter spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno mengatakan hal ini berkaitan dengan pelepasan zat bernama endomorphin.

Dengan kaki ditopang pada dinding, seseorang dapat berada dalam posisi rileks. Posisi ini mencegah keluarnya asam lambung, yang berkontribusi pada pencernaan yang baik.

Dr Aru ditemui detikcom, Kamis (2024)

Menurut dr Aru, posisi ini akan membuat perut terasa lebih enak, apalagi jika otot perut dalam keadaan rileks, bukan satu-satunya cara untuk mengatasi sembelit.

Namun, Dr. Aru menggarisbawahi bahwa ruang ini bukanlah satu-satunya ‘kunci’ jalan yang terbuka untuk istirahat. Secara keseluruhan, semua aktivitas pemicu endomorfin kami akan membuat tubuh dan pikiran Anda terasa lebih baik. Dengan itu, kesulitannya akan teratasi.

“Mungkin tidak hanya mengangkat kaki saja, mungkin olah raga lain, melihat cahaya atau meditasi juga bisa meningkatkan endomorfin,” tutupnya.

Meski dianggap bermanfaat, Dr. Aru mengatakan belum ada bukti ilmiah yang mengaitkan keduanya.

BERIKUTNYA: Lebih banyak manfaat meletakkan kaki Anda di dinding

(tentang/atas)