Menumbuhkan 4.000 UMKM dalam Satu Dekade Hadirkan Layanan Ekspedisi

JAKARTA – Sejak 1 Februari, SiCepat Ekspres memasuki usia satu dekade. Meski bergerak di bidang jasa pengiriman, melalui berbagai program yang dikembangkan, perusahaan juga telah mengembangkan sekitar 4.000 UMKM.

Chief Marketing and Corporate Communications Officer SiCepat Ekspres Wiwin Dewi Herawati mengatakan, SiCepat Ekspres sebagai perusahaan pengiriman yang telah beroperasi selama sepuluh tahun telah menghadirkan beberapa inovasi.

“Selama satu dekade terakhir, kami tumbuh dan berkembang sebagai perusahaan yang fokus memberikan pelayanan terbaik dan memberikan kemudahan bagi pelanggan. Hal tersebut telah kami buktikan dengan menjadi perusahaan ekspedisi dengan layanan penjemputan pertama di Indonesia,” kata Wiwin, Kamis. . (1/2).

Selain fokus pada produk layanan, infrastruktur, dan teknologi yang terintegrasi untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan, perusahaan juga mengembangkan program yang mendorong pelaku UMKM melakukan transformasi dan akselerasi ekosistem digital.

Hal ini dilakukan melalui program UMKM Sanubari (Siap Bangkit Untuk Negeri) yang dilaksanakan SiCepat sejak Juli 2022. Program ini merupakan terobosan yang membanggakan karena memberikan dampak yang luar biasa bagi pelanggan khususnya pelaku UMKM, ujarnya.

Vivian mengatakan melalui program Sanubari, pihaknya telah melibatkan lebih dari 4.000 UMKM untuk mengembangkan diri dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan ekosistem ekonomi digital masa depan.

Melalui 25 sesi webinar dan workshop baik online maupun offline, pihaknya dapat mendorong transformasi pelaku usaha.

“Tidak hanya itu, kami juga bersinergi dengan berbagai komunitas UMKM lokal di Indramayu, Cirebon, dan Jogjakarta dalam mengadakan workshop bagi para pelaku usaha,” lanjutnya.

Program Sanubari juga memberikan insentif bagi UMKM untuk meningkatkan kreativitas dan inovasinya melalui kompetisi bisnis yaitu Sanubari Business Plan Competition. Melalui kompetisi ini, SiCepat memberikan bantuan modal usaha hingga ratusan juta rupiah dan dukungan lainnya kepada UMKM pemenang.

Menurut Wiwin, dukungan melalui program UMKM Sanubari bukan hanya sekedar bentuk tanggung jawab sosial sebagai bisnis pengiriman yang hadir di masyarakat Indonesia. Namun program ini juga merupakan komitmen jangka panjang untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi komunitas UMKM dan masyarakat.

“Kami berharap ketika perusahaan memasuki satu dekade ke depan, komitmen berkelanjutan ini dapat terus kami laksanakan tidak hanya untuk kelompok UMKM, tetapi juga untuk mencapai tujuan yang lebih luas di Indonesia,” kata Wiwin.

Satu Dekade, SiCepat Ekspres Konsisten Bantu Masyarakat & UMKM

Irwangustamanjaya, Jakarta – SiCepat Express telah memasuki satu dekade sebagai perusahaan jasa pengiriman yang konsisten memberikan kemudahan kepada masyarakat Indonesia.

Manfaat tersebut tidak hanya diberikan melalui jasa pengiriman, namun juga melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang bekerja sama dengan pemerintah dan swasta.

Baca Juga: Arma Leather & Craft BUMN Rembang Tembus Pasar China

Vivin Devi Herawati, Director, Marketing and Corporate Communication, SiCepat Express mengatakan, SiCepat Express telah memperkenalkan berbagai inovasi pengiriman yang berfokus pada produk layanan, infrastruktur, dan teknologi terintegrasi untuk memberikan manfaat bagi pelanggan.

“Selama satu dekade terakhir, kami telah tumbuh dan berkembang sebagai perusahaan dengan misi memberikan pelayanan yang lebih baik dan memudahkan pelanggan. Hal tersebut telah kami buktikan dengan menjadi perusahaan jasa penjemputan ekspedisi pertama di Indonesia. Tentu saja inovasi ini Ini merupakan perkembangan yang membanggakan bagi kami karena inovatif. “Itu ke nasabah, khususnya UMKM. Dampaknya sangat besar,” kata Vivin.

Baca Juga: SiCepat Express Dongkrak Keterampilan dan Kreativitas Pelaku Usaha

“Tidak berhenti sampai disitu saja, kemajuan demi kemajuan terus kami lakukan, salah satunya adalah semakin memudahkan pengguna dalam mengakses layanan pengiriman kami melalui aplikasi SiCepat Whatsapp,” tambah Vivin.

SiCepat aktif berkolaborasi dengan pemerintah dalam membantu komunitas ekspres, sekaligus konsisten mendukung pelaku UMKM untuk bertransformasi dan berakselerasi menuju ekosistem digital.

Baca Juga: Menanti bulan cinta, Watsons 2.2 Beauty in Maine sale sarat dengan promosi

Hal ini akan dilakukan melalui Program UMKM Sanubari (Siap Bangkit Untuk Negeri) yang dilaksanakan oleh SiCepat mulai Juli 2022 dan seterusnya.

“Melalui program Sanubari, kami telah melibatkan lebih dari 4.000 UMKM agar mereka dapat menghadapi dan bersiap menghadapi tantangan ekosistem ekonomi digital masa depan.” Melalui 25 webinar dan workshop yang diselenggarakan secara online dan offline, kami berharap dapat mengkatalisasi transformasi bisnis akting,” ujarnya.

Program Sanubari memberikan insentif kepada UMKM untuk mengembangkan kreativitas dan inovasinya melalui kompetisi bisnis yaitu Sanubari Business Plan Competition.

Melalui kompetisi ini, SiCepat akan memberikan bantuan modal usaha senilai ratusan juta rupee dan dukungan lainnya kepada UMKM pemenang.

“Saat perusahaan memasuki dekade ini dan seterusnya, kami berharap dapat terus menerapkan komitmen berkelanjutan ini untuk mencapai tujuan yang lebih luas tidak hanya bagi kelompok UMKM tetapi di seluruh Indonesia,” kata Vivin. (Chi/JPNN)