Lagi Daftar Beasiswa? Begini 4 Pertanyaan yang Sering Muncul saat Tahap Wawancara

JAKARTA – Inilah 4 pertanyaan yang sering muncul saat wawancara beasiswa. Bagi sebagian besar pelajar, mendapatkan beasiswa adalah sebuah impian. Lembaga beasiswa tentunya dapat mengurangi beban keuangan yang harus ditanggung oleh mahasiswa dan keluarganya.

Salah satu tahapan terpenting yang umumnya dilalui untuk mendapatkan beasiswa adalah wawancara. Tahap wawancara ini bisa menjadi faktor penentu diterima atau tidaknya seorang pemegang beasiswa.

Oleh karena itu, untuk menghindari hasil yang kurang maksimal saat menjawab pertanyaan, ada baiknya calon rekan melakukan riset informasi tentang materi apa saja yang mungkin ditanyakan dalam wawancara. Artikel ini membahas empat jenis pertanyaan yang biasanya diajukan dalam wawancara fellowship. Lihat ini!

4 pertanyaan yang sering muncul dalam wawancara beasiswa

1. Potensi pribadi

Pertanyaan paling mendasar saat wawancara adalah tentang diri Anda sendiri. Pewawancara suka bertanya tentang kelebihan dan kekurangan calon rekan karena hal tersebut dapat menggambarkan karakter seseorang.

2. Alasan memilih beasiswa

Kedua, alasan memilih beasiswa. Pewawancara harus mengetahui alasan mengapa siswa tersebut mengajukan beasiswa. Pertanyaan ini biasanya ditujukan untuk memastikan bahwa pelamar serius dalam mengajukan beasiswa. Oleh karena itu, penerima hibah harus memberikan alasan yang logis tanpa melakukan hal tersebut

3. Motivasi

Motivasi menjadi poin penting untuk mengetahui seberapa kuat keinginan seorang mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa. Motivasi juga digunakan untuk mengenali kemampuan bertarung siswa.

4. Pemecahan masalah

Pemecahan masalah adalah tentang bagaimana siswa memecahkan masalah dan hambatan yang dihadapinya. Dari sini, pewawancara mempelajari bagaimana seseorang membuat keputusan.

Terakhir, Anda tidak boleh membuat argumen yang tidak konsisten atau tidak bertanggung jawab. Selama wawancara, setiap argumen yang dilontarkan pelamar merupakan poin penting dalam penilaian.

Dalam menjawab pertanyaan wawancara, dilarang merumuskan jawaban sedemikian rupa sehingga tampak baik, meskipun sebenarnya tidak konsisten, karena dapat mempengaruhi penilaian.