Tiga Capres soal Teknologi Informasi: Dari Bangun Pabrik hingga Penguatan SDM

Selamat datang Irwangustamanjaya di Website Kami!

Tempo Topik lainnya meliputi kepedulian sosial, budaya, pendidikan, kesehatan, pekerjaan, ketenagakerjaan, dan inklusi Tiga Capres soal Teknologi Informasi: Dari Bangun Pabrik hingga Penguatan SDM

Salah satu pertanyaan yang diajukan panelis kepada calon presiden adalah terkait independensi teknologi informasi yang menjadi ancaman ketergantungan impor. Meskipun pendirian industri telepon seluler memerlukan investasi hampir setengah triliun, tahun lalu impor telepon seluler mencapai 30 triliun.

Menjawab pertanyaan tersebut, calon presiden Anies Baswedan mengatakan perkembangan teknologi informasi semakin pesat dan Indonesia tidak boleh ketinggalan. “Visi kami adalah meningkatkan kualitas manusia dan inovasi di industri teknologi informasi. Caranya adalah dengan mempertemukan para ahli untuk berbagi teknologi.”

Anies akan memprioritaskan investasi di bidang teknologi informasi yang didukung oleh reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi. Ia mengatakan, langkah ini dapat memberikan lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat lokal di masa depan. Penting untuk melindungi hak kekayaan intelektual. Penetapan Pengurangan UKT Mahasiswa, ITB: Kami Tidak Pakai Perasaan, Ada Aturannya

Jawaban Anies ditanggapi calon presiden Prabowo Subianto dengan mengatakan, solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan membangun pabrik sel sesegera mungkin. “Kalau saya ketemu solusinya, kalau setengah triliun (biaya bangun pabrik ponsel), segera bangun pabrik.”

Prabowo menyinggung soal teknologi yang erat kaitannya dengan pengembangan sumber daya manusia. “Kita perlu memperbanyak pendidikan sains, teknologi, teknik, matematika kepada anak-anak kita. Ini mutlak diperlukan, baru kita bisa bersaing,” kata Prabowo. Jika perlu, generasi muda Indonesia dikirim ke luar negeri untuk belajar.

Calon presiden Ganjar Pranowo mengatakan industri ponsel sudah ada di Semarang dan harganya bisa diturunkan. Selain itu, jika ingin mengembangkan teknologi komunikasi dan informasi, bisa bekerjasama dengan pabrik di luar negeri, namun pabriknya berlokasi di Indonesia. “Pilihannya adalah menambah industri yang sudah ada, tapi industrinya ada di india, kalau kita bandingkan itu dilakukan di India, jadi langkah maju dan tidak terlalu ketergantungan,” kata Ganjar.

Keputusan DKPP tersebut menyatakan KPU tidak etis usai menerima pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden pemilu 2024. Bacaan penuh

Analis telekomunikasi yang pernah bekerja di Jerman ini mengatakan, mendirikan pabrik ponsel di Indonesia tidaklah mudah, mungkin tidak disangka Prabowo. Baca artikel

Banjir meningkat di Jokowi. Para ahli mengatakan, keamanan siber merupakan tantangan besar bagi calon presiden dan wakil presiden. Baca artikel

Ilmuwan politik UI itu menilai Anies, Prabowo, dan Ganjara berdasarkan tiga indikator penting dalam debat capres terakhir. Apa itu madu? Baca artikel

Heru Sutadi, Direktur Eksekutif Institut ICT Indonesia, menilai banyak hal penting seputar teknologi informasi yang tidak dibahas dalam debat calon presiden. Baca artikel

Pemerintah harus mendorong pembangunan dan penguatan teknologi informasi di Indonesia. Baca artikel

Ganjar dan Mahfud berjanji akan menaati hukum dan keadilan serta setia kepada rakyat. Baca artikel Tiga Capres soal Teknologi Informasi: Dari Bangun Pabrik hingga Penguatan SDM

Prabowo mempunyai rencana bernama Strategi Reformasi Nasional untuk memberikan makanan bergizi kepada seluruh anak Indonesia. Baca artikel

Debat capres kelima dinilai sebagai debat terbaik oleh para pemilih karena seluruh calon presiden mendapat rating persetujuan di atas 50 persen. Baca artikel

Bicara soal bansos, Ganjar dan Anies tak hanya menjelaskan programnya, tapi juga menyempurnakan Read More